Jumat, 11/06/2004 17:34 WIB
Wicaksono Hidayat :
detikcom - Jakarta, Beberapa waktu lalu terjadi penyusupan di situs Telkom. Penyusupan yang ditandai dengan defacement (modifikasi halaman depan situs) itu dilakukan oleh seorang hacker murni tanpa motivasi politis. Beberapa waktu lalu terjadi penyusupan di situs Telkom.co.id. Penyusupan tersebut ditandai dengan menyisipnya gambar seorang pria di halaman depan. Ternyata wajah yang muncul pada gambar itu memang wajah si pelaku. Penyusupan yang dilakukan hacker tersebut bisa dikategorikan sebagai tindakan 'sosial'. Ini karena tujuan akhir penyusupan adalah investigasi keamanan situs. Ini berbeda dengan tindakan penyusupan yang kemudian disusul dengan melakukan pengrusakan atau pencurian data. Niat baik penyusup itu juga bisa dilihat dari identitas jelas dan nomor kontak yang ditinggalkannya pada situs. Ini dimaksudkan agar administrator situs dapat segera menghubungi sang penyusup. "Sedari dulu, dia memang melakukan penetration testing dan akhirnya meninggalkan jejak berupa web defacement dan dilengkapi juga dengan foto serta nomor telpon," ungkap seorang aktivis keamanan yang mengenal si penyusup. Penyusup itu dikenal dengan nama Sakit Jiwa dan merupakan anggota ANTiHACKeRLiNK generasi kedua. "(Ia) memang cukup disegani karena kemampuannya secara teknis," ujar aktivis keamanan tersebut. Diduga dalam penyusupan ini Sakit Jiwa tidak memiliki motivasi apapun selain penyaluran adrenalin. "Tidak ada motivasi yang nyerempet dengan protes, duit, atau apapun yang dimotori oleh oranglain," aktivis itu menambahkan. Beberapa pekan lalu, menjelang Pemilihan Presiden, memang sempat terjadi aksi penyusupan pada berbagai situs. Salah satu yang cukup menonjol dilakukan T1g3r, seorang penyusup yang mengaku pendukung salah satu calon presiden.






